Photography 101: The Quality of Light

Darul Qurra Wal Huffazh

The Daily Post

Last week, photographer Wenjie Zhang introduced the fundamentals of light, talked about exposure (shutter speed, aperture, and ISO), and set us loose with some simple exercises to experiment with light.

Today, he discusses the quality and direction of different types of light, as well as shadows and highlights, and sprinkles quick tips throughout for those of you who want to hone your skills. We wrap up the light discussion with exercises for practice and experimentation, no matter your level. Let’s dive in!

View original post 1,449 more words

Pesantren Impian – Darul Qurra Wal Huffazh

Darul Qurra Wal Huffazh

Adalah pesantren impian penulis selama ini yakni hendak membuat pesantren impian tempat para qurra (ahli baca al-Qur’an) dan para huffazh (orang-orang yang hafal al-Qur’an). Dimana pesantren ini menitik-beratkan terhadap pengkajian seputar al-Qur’an dan ilmu-ilmunya, termasuk pendalaman bahasa Arab dan Inggris sebagai pendukung dalam pengembangan intelektual santri di masa yang akan datang.

Nama Darul Qurra Wal Huffazh ini diambil dari bahasa arab yang mempunyai arti dar adalah tempat, qurra yaitu para ahli baca, wa yakni dan, huffazh adalah para penghafal al-Qur’an. Yakni, pesantren ini tempat para ahli baca al-Qur’an yang dibekali dengan ilmu-ilmu qira’at dan lainnya serta tempat para penghafal al-Qur’an yang dibekali dengan ilmu-ilmu tafsir dan ilmu-ilmunya.

Adapun ilmu yang akan membantu terhadap pengembangan diri para santri adalah menguasai bahasa Arab dan Inggris, baik secara speaking, listening, reading dan writing. Mereka dibekali dua bahasa ini untuk dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya di kemudian hari, apabila mereka hendak melanjutkan kuliah ke berbagai Universitas di dunia. Penulis yakin, dengan modal al-Qur’an serta ilmu-ilmunya ditambah dengan menguasai bahasa Arab dan Inggris, mereka dapat berkembang dan menembus pengalaman yang lebih luas di dunia kampus yang ada di dunia.

Harapannya, mereka dapat menjadi generasi Muslim yang mampu bersaing dalam kancah international jika mereka menjadi seorang politikus, ekonom, bisnisman, agamawan, banker, dokter, dan lain sebagainya. Dengan modal agama yang dimilikinya mereka menjadi para ahli yang mampu menorehkan sejarah untuk kemajuan Islam.

Namun, tentu saja harapan dan impian ini harus ditopang dengan beberapa aspek seperti: Para pengajar di pesantren darul qurra wal huffazh ini harus mampu salah satu diantara dua bahasa tersebut yakni Arab dan Inggris, termasuk para pekerja lapangan dan kantorannya harus mumpuni bahasa Arab dan Inggris pula untuk membantu mereka para santri supaya merealisasikan bahasa dalam berbagai waktu dan tempat di setiap harinya, dan lain sebagainya.

Kenapa mesti bahasa Arab dan Inggris yang menjadi pengantar pesantren darul qurra ini? Karena kebutuhan ke depannya adalah untuk menembus dunia, para santri harus mampu bersaing dan menembus kampus-kampus dunia dalam rangka membangkitkan kembali agama Islam di dunia dengan basis al-Qur’an dan ilmu-ilmunya. Dengan dua bahasa tadi mereka mampu menjadi peneliti yang handal, mampu menjadi penceramah yang baik di skup dunia, dan lain sebagainya.

Itulah singkat profile dari pesantren impian darul qurra wal huffazh. Walhasil, segala usaha dan cita-cita ini penulis selalu memohon kepada Allah untuk diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mewujudkan cita-cita mulia ini yakni membangkitkan kembali generasi Muslim yang meredup dari waktu ke waktunya.

Terima Kasih